Post Top Ad

Post Top Ad

Feb 23, 2017

Membuat Aplikasi Android dengan Ionic 2


Halo semua, pada artikel kali ini kita akan membahas sebuah framework yang sedang hangat di kalangan mobile app developer yaitu Ionic. Ionic merupakan sebuah framework aplikasi hybrid yang memiliki tampilan layaknya native app. Jadi walaupun aplikasi yang dibuat dengan Ionic merupakan aplikasi hybrid, tetapi tampilan aplikasi tersebut terlihat seperti dibuat secara native.

Sebelum lebih jauh lagi, ada baiknya kita mengetahui dulu apa itu aplikasi native, dan hybrid. Aplikasi natiive adalah sebuah apliksi yang dibuat dengan bahasa pemograman tertentu untuk os tertentu. misalnya, aplikasi android dibuat dengan menggunakan bahasa pemograman java, sedangkan aplikasi IOS dibuat dengan bahasa pemograman swift. Aplikasi Hybrid adalah sebuah aplikasi yang merupakan gabungan antara native dan webview. lalu apa itu aplikasi webview ? aplikasi webview adalah aplikasi yang hanya menampilkan sebuah halaman website / html. Jadi intinya, aplikasi hybrid adalah penggabungan antara aplikasi native sehingga aplikasi dapat memiliki akses ke berbagai hardware android dengan aplikasi webview sehingga dapat dibuat dengan menggunakan pemogramman web.

Kembali lagi ke Ionic, Ionic menggunakan AngularJS pada pemogramannya. Selain itu, Ionic juga menggunakan SASS sebagai pengganti CSS. Selanjutnya pada ionic versi 2 yang belum lama ini rilis. Ionic menggunakan Angular versi 2 yang telah meninggalkan javascript dan menggantinya menjadi typescript. Menurut yang dilansir dari blog resminya Ionic, Ionic hanya akan mengembangkan Ionic versi 2 saja, jadi tidak akan ada ionic versi ke-3.

Setelah bicara panjang lebar tentang Ionic dan Aplikasi Hybrid, langsung saja kita mulai membuat Aplikasi Androidnya. Disini saya tidak akan mengetikan langkah-langkahnya satu persatu, disini saya sudah membuat video yang bisa kalian ikuti. Pada video ini saya menunjukan cara penginsatallan Ionic, cara membuat projectnya, cara menjalankannya, sampai cara membuat APKnya. OK selamat mencoba. Harap dimaklumi, soalnya ini video pertama saya yang pakai bicara, biasanya pakai ketik.



OK, sekian dari saya terima kasih.

No comments:

Post a Comment